Markdown dibuat oleh dua orang bernama John Gruber dan Aaron Swartz pada tahun 2004. Alat ini memudahkan banyak orang dalam menulis dan mengedit tulisan
Pernahkah Anda merupakan orang yang baru berkecimpung di dunia website dan mengalami kesulitan dalam mengubah dan mempercantik desain website Anda? Markdown adalah solusi yang tepat untuk menjawab semua keresahan Anda. Berikut akan kami ulas tentang seluk beluk markdown untuk Anda.
Markdown dibuat oleh dua orang bernama John Gruber dan Aaron Swartz pada tahun 2004. Pada mulanya, tujuan mereka membuat markdown adalah untuk mempermudah orang-orang awam menulis plain text yang nantinya tulisan tersebut dapat dikonversi ke bentuk HTML.
Gruber dan Swartz mengganti code < > yang sering digunakan editor website profesional dengan simbol-simbol yang mudah dimengerti dan mudah diimplementasikan bahkan oleh orang awam sekalipun. Website yang diedit menggunakan Markdown akan menghasilkan tampilan yang sama dengan yang diedit menggunakan editor HTML.
Seiring perkembangan teknologi dan peningkatan kebutuhan pengguna internet, Markdown juga meningkatkan kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini terlihat pada code yang dapat memuat karakter khusus seperti abjad-abjad Yunani yang sering digunakan untuk blog-blog bertemakan pendidikan.
Pada tahun 2014, Gruber dan Swartz menggabungkan diri bersama Jeff Atwood dan John MacFarlane untuk membentuk CommonMark yang memiliki lebih banyak fungsi editing jika dibandingkan dengan Markdown. Pengembangan teknologi CommonMark masih berlangsung hingga saat ini.
1. Code Heading
’#’ digunakan untuk membuat heading. Semakin banyak jumlah ‘#’ maka menunjukkan seberapa heading tersebut. Jika kita menulis “# heading 1” maka tulisan tersebut akan muncul sebagai:
> # heading 1
Jika kita menulis ## heading 2, maka akan muncul tulisan seperti berikut:
> ## heading 2
2. Code Font Style
Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:
Jika kita ingin membuat tulisan italic , maka kita memasukkan code * font * (tanpa spasi). Tulisan tersebut otomatis menjadi italic seperti contoh di bawah ini:
font
Jika kita ingin menjadikan tulisan tersebut menjadi bold, maka yang kita tuliskan di Markdown adalah code ** bold ** (tanpa spasi). Maka tulisan akan terlihat seperti berikut: > bold
3. Code Tabel
Kita dapat membuat tabel dengan menuliskan code berikut:
Nama | Umur (Tahun) | Cita-Cita
--- | --- | ---
Andi | 29 | -
Budi | 22 | -
Dodi | 28 | -
Maka akan menjadi:
| Nama | Umur (Tahun) | Cita-Cita |
|---|---|---|
| Andi | 29 | - |
| Budi | 22 | - |
| Dodi | 28 | - |
4. Code List
Di dalam Markdown kita juga dapat membuat checklist sesuai kebutuhan kita. Code yang harus kita tulis adalah
Daftar kebutuhan belanja sehari-hari
- [x] Sayur
- [ ] Garam
- [x] KerupuK
Code tersebut akan menjadi
Daftar kebutuhan belanja sehari-hari
5. Code Link URL
6. Code Quote
Misal kita menuliskan
> "Secapek-capeknya orang kerja, lebih capek orang nganggur" (Ernest Prakasa)
Maka tampilan akan menjadi seperti ini:
“Secapek-capeknya orang kerja, lebih capek orang nganggur” (Ernest Prakasa)
Masih banyak code yang dapat kita gunakan di dalam Markdown sesuai dengan apa keinginan pribadi masing-masing. Semakin sering kita berlatih menggunakan Markdown, maka kesempatan untuk mengingat setiap code juga akan semakin besar.
Sumber CPU dan alokasi memory lebih besar sehingga Anda lebih leluasa mengembangkan bisnis.
Promo Diskon 50%